Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160)
Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah
hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama
kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu
semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena
kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan
duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk
sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin,
menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada
yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali
kepada-Nya, selagi Allah masih bisa memaafkan dan menerima tobat mu. Why not?
Selagi Allah masih memberikan napas kita berembus.
Dari kamu aku mengambil banyak sekali
pelajaran atas perubahan mu. Kali ini kamu begitu kuat menggenggam iman meski
mempunyai masa lalu yang tidak baik. Kamu tidak malu menghadap Allah, yang
entah masih pantas atau tidak dihadapan-Nya, tetapi pilihan mu itu sudah tepat,
kamu memilih kembali kepada Allah. Dari miliaran manusia kamu lah orang yang
paling diistimewakan oleh Allah untuk menerima cahaya hidayah-Nya. Kamu
mengakui segalanya dengan setulus hati, bersungguh-sungguh tunduk berharap
ampunan dari Allah.
Aku tertarik akan itu, aku semakin yakin
bahwa kamu kini telah diambang penyesalan tingkat tinggi atas perlakuan mu di
masa lalu, dan kamu memilih move on atas masa lalu dan memperbaiki semua
kesalahan mu di kehidupan mu saat ini. Kamu mungkin tidak peduli lagi anggapan miring karena
dosa-dosamu yang begitu memalukan. Toh, kamu sudah melangkah lebih cepat dari
sebagian orang yang dari dulu sudah dekat sama Allah.
Hatimu semakin kuat dan tubuh mu semakin
tegar demi kembali kepada Allah dan mengisi waktu mu hanya untuk dekat
dengan-Nya dalam ketaatan. Anggapan sekitarmu justru sebagai cambuk untuk tidak
lagi jatuh, untuk tidak berputus asa, sebab kamu kini tidak sedang mengejar
keridhaan manusia.
Kamu sadar ya kan? Kamu itu belum baik ,
maka kamu tidak akan menyerah dan memiliki tekad yang begitu kuat untuk
memperbaiki dirimu dengan ilmu dan iman.
Kamu saat ini tahu bagaimana harus mengucap
syukur kepada Allah. Kamu akan beranggapan bahwa waktumu tidak pernah cukup untuk
mensyukuri kesempatan berhijrah yang telah Allah karuniakan.
Kesempatan
diizinkan menempuh jalan-Nya yang lurus, jalan yang kamu tahu itu tidak mudah
untuk dilalui, jalan yang penuh ujian dan pujian, jalan yang mungkin akan
menjatuhkan dan menyanjungkan.
Kesempatan untuk memiliki sahabat-sahabat
yang baik, yang mau membersamainya, membimbinginya, bahkan mendoakannya. Belum
lagi karunia Allah yang telah menutupi aib-aib mu di masa lalu dan janji Allah
untuk mengampuni semua dosa yang pernah kamu lakukan.

Komentar
Posting Komentar