Langsung ke konten utama

Bagaimana Harimu ?



Hai kamu.
Apa kabar hari mu ? Sudah lama tak jumpa ya..
Bagaimana keadaan imanmu ? Semakin bertambahkah atau berkurang kah ? Apa kamu hari ini sedang duka karena semua orang meninggalkanmu atau kamu sedang bahagia menjadi seorang hamba yang lebih dekat dengan Allah.
Apapun kabarmu, semoga kamu menjadi orang yang berbeda. Biar aku kagum sama kamu. Karena kamu beda dengan yang lainnya. Kamu tahu tidak ? Bulan selalu berubah bentuk dari bentuk sabit menjadi bulan purnama yang sangat indah. Kamu juga bisa, jika dulu kamu hanya orang yang tersisihkan bahkan terabaikan. Kamu bisa menjadi orang yang sangat berharga dan spesial bagi semua orang. Kamu hebat ya ? Awalnya kamu sendiri, tidak ada yang menemani karena kamu memilih menyendiri dalam taat. Akhirnya kamu bisa menjadi orang yang disegani . Orang-orang banyak yang ingin dekat sama kamu, karena sikap dan perilaku mu yang semakin baik. Padahal, dulu kamu khawatir akan kehilangan banyak orang yang dekat sama kamu, ya karena kamu memilih berubah bukan ? Berubah jadi superman atau wonder women. Haha, tentu saja bukan. Maksud ku, kamu berubah menjadi orang yang lebih dekat sama Allah. Masya allah ya. Aku bangga sama kamu. Kamu berani mengambil tindakan ya.. Tindakan yang benar tentunya. Ya supaya kamu selalu berada di jalan yang di ridhoi Allah.

Tak apa kehilangan banyak teman. Daripada kamu kehilangan cinta-Nya Allah. Nanti Allah tidak peduli sama kamu gimana. Hemm, jangan sampai ya.. Nanti kamu terabaikan. Nanti kamu salah jalan dan nanti kamu akan merasa duka teramat dalam. Karena jika kamu kehilangan cinta Allah, kamu kan kehilangan semuanya. Mungkin, bisa saja orang yang benar-benar kamu sayang pun Allah akan ambil darimu. Karena dia semakin taat kepada-Nya, tapi kamu tidak. Makanya, Allah menjauhi kamu dengan dia. Timbul rasa kecewa bukan ? Aku tidak mau kamu dikecewakan. Kalau saja, kamu memilih Allah. Tentu Allah akan peduli sama kamu dan takkan menyimpan si duka di kehidupanmu.

Aku merasa kamu semakin baik, membuat aku tertarik. Tetapi, bukan cara itu yang ku inginkan. Aku akan lebih taat dari kamu. Karena seharusnya kita  berlomba-lomba dalam kebaikan kan?  Mari kita berlomba untuk mendapatkan cinta-Nya Allah atau kita sama –sama merubah diri menjadi orang yang benar-benar taat kepada-Nya. Aku in sya allah bisa, kamu juga pasti bisa. Iya kan?

Kalau begitu, kita sepakat untuk terus memperbaiki diri . Jangan lupa muhasabah diri tiap hari, supaya kita tidak lupa diri. Kita lihat siapa yang lebih dicintai-Nya Allah. Kamu atau aku.. Hehe atau kita berdua bisa bersama berada di jalan Allah. Saling mengingatkan indah bukan ? Teruslah melangkah jangan mengalah apalagi mengeluh. Selalu berusaha ya, bagaimana pun kamu harus bisa mengendalikan egomu. Jangan capek-capek ya nikmati saja. Karena semua itu tidak ada yang gratis. Untuk mendapat kan cinta Allah itu perlu usaha tanpa menyerah ya.

Tetap berada pada tujuan awal mu ya. Jangan berbelok arah ya,nanti kamu sesat ditengah jalan,  kalau kamu lelah jangan cari jalan pintas ya, Berhentilah dan beristirahat sejenak. Untuk menabung semangat iman baru. Teruslah bergerak jangan mageran yaa.. Buatlah harimu menjadi semakin istimewa dimata Allah.

Salam untukmu, Semoga imanmu semakin bertambah ya.
In sya Allah nanti kita ketemu di syurga-Nya Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Tertarik

  Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160) Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin, menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali kepada-Nya, sel...

Harus Berteman dengan Si Baik

Baik sih, apa pura-pura baik atau setengah baik. Baik itu siapa sih ? Aku ingin tahu siapa kamu. Katanya, kamu pernah mengetuk pintu hati. Tapi maaf ya aku jarang membukanya. Karena aku belum bisa mengenalmu. Kata temanku, kamu itu baik sebaik hatimu. Aneh sih, tapi tak apalah. Aku bisa kok berteman denganmu. Hhehe. eitss tunggu dulu, sudah lama kah kamu mengetuk pintu? Tapi selama ini aku tak mendengar ketukan itu. Apakah hatiku sangat tertutup rapat kah atau membisu seribu bahasa ? Apa hati nurani ku tak ingin menyambutmu ? Jadi, aku harus apa ? Supaya kamu bisa bertamu. Apa aku harus memperbaiki diri dulu ? Tapi, itu sulit .. Butuh proses yang sangat panjang. Andai saja kamu menyapa ku terlebih dahulu, mungkin aku akan mengenalmu. Iya sih, kata hati kamu pernah menyapa ku, tapi aku menghiraukan mu yaa. Maaf ya, Aku tidak peka. Padahal dari dulu kamu mau berkenalan denganku. Tapi malahan, menghiraukan mu. Masih inginkah kamu berteman denganku. Atau kamu marah sama aku ? Jangan ya...

My Mind Of Life

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA. Pertama kali membaca kata mutiara di atas kamu terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku " La Tahzan for Broken Hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita yang telah beranjak usia, mungkin sebentar lagi akan memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelangi hari esok nan warna-warni, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sang penggengam batin dan menyatunya dua manusia yang berbeda, tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah. Beranjak dari kalimat di atas saya ingin berbagi sharing untuk para akhwat di manapun ka...