Langsung ke konten utama

Bertambahnya Rasa Cinta



Semenjak itu, aku mengerti apa arti cinta sesungguhnya. Cinta yang dulu aku kenal kini semakin hari semakin bertambah. Kamu tahu tidak ? Penyebab cintaku semakin luas. Karena aku merasa dunia semakin adil buatku. Awalnya aku selalu berfikir mengapa dulu aku merasakan dunia tidak adil buatku. Karena aku belum sepenuhnya percaya akan cinta. Cinta yang dulu menyapa ku hanya mengikuti ego yang selalu merasa kurang. Padahal kalau aku memandang cinta itu adalah sebuah iman pasti aku akan merasa cukup di dunia ini. Karena aku yakin, Allah pasti membalas cintaku lewat sebuah kenikmatan ujian. Allah menguji cintaku dengan aku harus bersabar dan berikhtiar dalam menghadapi ujian hidup yang akan menjadi bukti cinta ku pada-Nya. Allah yakin bahwa aku bisa melakukannya tanpa keluh kesah tapi dengan menggali asah. Bahwa aku yakin Allah pun menyelipkan sebuah kekuatan yang akan mendorong diri ku menjadi seorang yang tangguh tanpa hambatan.

Don't Forget : My Mind Of Life

Cinta yang ku kenal sekarang berbeda dengan yang dulu karena cinta ku kini berlandaskan iman. Semakin iman ku bertambah, semakin bertambah pula cintaku pada-Nya. Menurutmu apakah dengan cinta semua terasa sangat berarti ? Apakah kalian mendeskripsikan cinta itu sebagai sebuah perasaan belaka ? Suka sama suka ? Atau karena cinta kau korbankan segalanya ? Wahai kawanku, jika kamu memandangnya seperti itu yang ada kamu akan merasa cinta mu tak memiliki arti . Mengapa ? Karena kamu mendeskripsikan cinta hanya kebahagiaan yang terbatas. Menurutku cinta ku hanya kepada yang hak memiliki yaitu Allah. Karena Allah yang menciptakan fitrah bagi semua hambanya untuk mengenal rasa cinta . Cuman dari sebagian kalian, memadang cinta itu seperti cinta yang tak terbalaskan. Seperti halnya, kau menyukai seseorang namun kamu tak mendapatkan jawaban dari rasa cinta yang kamu beri untuk sosok itu. Coba kalau kamu memberikan cintamu kepada Allah. Semua yang ada di dunia belum apa-apa, tapi kenikmatan syurga-Nya jauh lebih indah . Itulah balasan cinta Allah untuk kita.

Don't Forget : Wanita Amazing

Aku selalu beranggapan kalau aku memandang cinta dengan iman, semakin iman ku teruji, maka semakin tinggi cinta Allah untukku. Dan aku merasa bahwa cinta ku dan imanku adalah tanda bahwa aku telah menyerahkan semuanya kepada Allah bukan pasrah ya. Dengan itu, aku merasa semakin dunia tidak adil buatku, namun cinta Allah semakin adil untukku. Iman yang selalu menyadarkan ku tentang cinta. Cinta kepada Allah. Selalu mengingatkan ku jika aku berada di posisi terpuruk, aku selalu merasa Allah selalu ada buatku. Ketika aku merasa berada di titik kesalahan, dengan cinta-Nya, aku memperbaiki kesalahan yang ku perbuat. Selalu saja, muncul pemikiran positif. Karena cinta yang positif itu hanya Cinta kepada Allah. Jika, waktunya telah tepat Allah akan hadirkan sosok yang Allah berikan cinta-Nya untuk aku dan dia dalam menyempurnakan agama dilandasakan iman dan cinta yang Allah berikan kepada kita.

Cinta ku hanya untukmu Ya Rabbi, karena di dunia ini belum ada yg berhak untuk aku cintai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Tertarik

  Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160) Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin, menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali kepada-Nya, sel...

Harus Berteman dengan Si Baik

Baik sih, apa pura-pura baik atau setengah baik. Baik itu siapa sih ? Aku ingin tahu siapa kamu. Katanya, kamu pernah mengetuk pintu hati. Tapi maaf ya aku jarang membukanya. Karena aku belum bisa mengenalmu. Kata temanku, kamu itu baik sebaik hatimu. Aneh sih, tapi tak apalah. Aku bisa kok berteman denganmu. Hhehe. eitss tunggu dulu, sudah lama kah kamu mengetuk pintu? Tapi selama ini aku tak mendengar ketukan itu. Apakah hatiku sangat tertutup rapat kah atau membisu seribu bahasa ? Apa hati nurani ku tak ingin menyambutmu ? Jadi, aku harus apa ? Supaya kamu bisa bertamu. Apa aku harus memperbaiki diri dulu ? Tapi, itu sulit .. Butuh proses yang sangat panjang. Andai saja kamu menyapa ku terlebih dahulu, mungkin aku akan mengenalmu. Iya sih, kata hati kamu pernah menyapa ku, tapi aku menghiraukan mu yaa. Maaf ya, Aku tidak peka. Padahal dari dulu kamu mau berkenalan denganku. Tapi malahan, menghiraukan mu. Masih inginkah kamu berteman denganku. Atau kamu marah sama aku ? Jangan ya...

My Mind Of Life

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA. Pertama kali membaca kata mutiara di atas kamu terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku " La Tahzan for Broken Hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita yang telah beranjak usia, mungkin sebentar lagi akan memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelangi hari esok nan warna-warni, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sang penggengam batin dan menyatunya dua manusia yang berbeda, tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah. Beranjak dari kalimat di atas saya ingin berbagi sharing untuk para akhwat di manapun ka...