Langsung ke konten utama

Gak Boleh Khawatir




 Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (At Taubah 51)

Setiap waktu kamu terlihat kusam, muram dan murung melulu. Waktu memang bakalan lama kalau kamu tidak mengisinya dengan hal-hal yang bersifat membangun diri. Sedari awal, cobalah mengajak berbincang hatimu yang paling dalam, hati nuranimu, dengan sejujur-jujurnya. Saat masalah datang menyapa, saat itu engkau telah mampu meyakinkan diri bahwa di dunia ini, diantara miliaran manusia, kau bukan satu-satunya. 

Diluar sana ada orang-orang yang memilih untuk menjadi lebih kuat, tidak mudah menyerah dan melemah oleh masalahnya.
Ada orang-orang yang memilih menyembunyikan masalahnya sendiri, menyelesaikannya sendiri, hingga ia selalu terlihat dalam keadaan baik-baik saja, bahkan ia tetap bisa melakukan banyak kebaikan dan memberikan banyak manfaat untuk sekitarnya.

Barangkali jika kita bertanya padanya, apakah ia tidak bingung dengan masalahnya? Mungkin ia juga sama seperti kita, tidak tahu harus bagaimana menghadapi masalahnya. Bagaimana ia harus menemukan jalan keluar  untuk menyelesaikan masalahnya.
Namun, dari caranya menghadapi masalah, terlihat bagaimana iman dalam jiwanya mampu meyakinkannya untuk tetap tenang, untuk menyerahkan masalahnya kepada Allah di titik pertama. Mencari Allah, mendekat pada Allah, mengadukan pada Allah terlebih dahulu. Dan dengan meminta petunjuk dari Allah, ia tetap menjalani hidup sebagaimana mestinya. 

Lalu, masihkan kau Khawatir?
Ketika mulai terbiasa untuk menerima kehilangan, kurasa kita akan semakin mengerti bagaimana indahnya sepi dan sendiri. Bukankah itu justru semakin membuat kita bisa memaknai bahwa ada yang tidak pernah menjauh, ada yang tidak sekalipun meninggalkan, akan selalu ada untuk membuat hati kita kembali terpaut hanya kepada-Nya.
Dia-lah Allah Yang Maha Baik, yang selalu menenangkan hatimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Tertarik

  Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160) Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin, menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali kepada-Nya, sel...

Harus Berteman dengan Si Baik

Baik sih, apa pura-pura baik atau setengah baik. Baik itu siapa sih ? Aku ingin tahu siapa kamu. Katanya, kamu pernah mengetuk pintu hati. Tapi maaf ya aku jarang membukanya. Karena aku belum bisa mengenalmu. Kata temanku, kamu itu baik sebaik hatimu. Aneh sih, tapi tak apalah. Aku bisa kok berteman denganmu. Hhehe. eitss tunggu dulu, sudah lama kah kamu mengetuk pintu? Tapi selama ini aku tak mendengar ketukan itu. Apakah hatiku sangat tertutup rapat kah atau membisu seribu bahasa ? Apa hati nurani ku tak ingin menyambutmu ? Jadi, aku harus apa ? Supaya kamu bisa bertamu. Apa aku harus memperbaiki diri dulu ? Tapi, itu sulit .. Butuh proses yang sangat panjang. Andai saja kamu menyapa ku terlebih dahulu, mungkin aku akan mengenalmu. Iya sih, kata hati kamu pernah menyapa ku, tapi aku menghiraukan mu yaa. Maaf ya, Aku tidak peka. Padahal dari dulu kamu mau berkenalan denganku. Tapi malahan, menghiraukan mu. Masih inginkah kamu berteman denganku. Atau kamu marah sama aku ? Jangan ya...

My Mind Of Life

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA. Pertama kali membaca kata mutiara di atas kamu terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku " La Tahzan for Broken Hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita yang telah beranjak usia, mungkin sebentar lagi akan memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelangi hari esok nan warna-warni, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sang penggengam batin dan menyatunya dua manusia yang berbeda, tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah. Beranjak dari kalimat di atas saya ingin berbagi sharing untuk para akhwat di manapun ka...