Langsung ke konten utama

Kenyamanan Yang Tak Ku Sadari





                Apapun yang ada di dunia sangat berarti bagi sebagian orang. Kenapa ? Karena ia sudah mulai mengenal rasa nyaman yang mengandung arti tersendiri . Arti yang sangat berarti. Bagiku, rasa nyaman itu dapat kita temukan di suatu lorong hidup . Tempat yang penuh rasa khidmat ketika aku bisa berdialog dengan Allah yang memiliki segalanya di dunia ini. Aku merasa bahwa ketika ku berada di tempat yang jauh lebih dekat dengan Allah, disitulah aku menemukan titik kenyamanan yang enggan aku tinggalkan. Allah lah yang buatku nyaman di dunia ini, nyaman dengan keberadaan ku sekarang, nyaman dengan diri ku sendiri, dan nyaman dengan apapun yang ku kerjakan karena itu berupa amanah yang Allah percayakan kepada ku.  

Don't Forget : Merasa Heran
 
            Pernah sekali aku berada di titik kesulitan untuk menemukan rasa nyaman. Dimana aku sudah menemukannya, namun lama-kelamaan rasa nyaman itu sirnah dengan rasa bosan dan suntuk. Aku merasa gagal menemukan rasa nyaman yang setia mendampingiku. Dan aku sadari, sebenarnya nyaman itu berada dekat dengan lubuk hati yang begitu dalam. Kalian bisa menebaknya tidak ? Ya di setiap waktu shalat ku. Kenapa tidak dari dulu aku peka dengan itu. Padahal shalat yang sering ku kerjakan setiap harinya adalah rasa nyaman yang selama ini aku cari. Dengan shalat, aku merasa sedang istirahat sejenak dari kesibukan dunia yang sedang aku kerjakan. Coba rasakan ketika kamu  luangkan waktu mu hanya 10 menit saja. Ketika shalat, kamu baca takbir menyebut Lafadz Allah dengan sepenuh hati. Lalu ketika berganti rukuk kamu coba mengerti apa doa yang kamu ucapkan dan selanjutnya sampai sujud terakhir shalatmu. Jika kamu  melaksanakan shalat dengan tidak terburu-buru, kamu akan mengetahui indahnya kenyamanan .  Shalatlah dengan khusyuk, hadirkan hatimu, supaya Allah menyambut shalatmu. Simpan sejenak kesibukanmu, maka kamu akan menemukan ketenangan dan kenyamanan batin yang Allah hadirkan. Supaya kita nyaman ketika kita sedang melaksanakan dengan shalat, maka akan ada rasa yang timbul untuk tidak meninggalkan-Nya bahkan melupakan-Nya dan adanya tujuan untuk terus berteman dengan shalat. Ketika, telah selesai shalat coba kamu berdiskusi sejenak dengan Allah lewat doa-doa yang kamu panjatkan seolah-olah hanya Allah yang hadir di hatimu dan pikiranmu. 
 
 Don't Forget : Wanita Amazing

            Wahai sahabat jurnalishalihah. Lupakanlah dulu apa yang buat dirimu  sangat sibuk, apa yang menyita waktumu, dan apa yang menguras tenaga dan pikiranmu. Berhentilah sejenak, untuk lebih dekat dengan Allah. Allah sudah membuatmu nyaman di dekat-Nya. Tapi dirimu yang selalu terbawa pada kericuhan dunia. Itulah mengapa kamu tak merasakan kenyamanan-Nya.  Padahal Allah ingin kamu dekat dengan-Nya bukan mengabaikan-Nya, karena kamu sendiri  memilih mencari kenyaman yang lain. Walaupun sudah beribu kenyamanan yang hadir di kehidupan mu, belum tentu itu nyaman buat kamu, bahkan kamu sendiri yang memaksakan untuk nyaman. Menyisakkan bukan karena terpaksa. Kenyamanan Allah yang tak ada kepaksaan itu kam u bisa  nyaman, tapi jika kamu merasakan kenyamanan Allah lah yang sedang kamu cari selama ini. Karena jika sudah nyaman dengan perintah Allah, percayalah kamu akan menemukan kebahagiaan yang tak pernah kamu  temukan di dunia ini. 

Don't Forget : Bertambahnya Rasa Cinta
Buatlah dirimu nyaman walaupun itu berat, tapi jika melaksanakannya dengan hati yang tulus dan ikhlas maka nyaman akan segera kamu temukan bahkan akan menjadi kerabat karib mu yang tak pernah meninggalkanmu. Walaupun kamu lupa akan kenyamanan itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Tertarik

  Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160) Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin, menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali kepada-Nya, sel...

Harus Berteman dengan Si Baik

Baik sih, apa pura-pura baik atau setengah baik. Baik itu siapa sih ? Aku ingin tahu siapa kamu. Katanya, kamu pernah mengetuk pintu hati. Tapi maaf ya aku jarang membukanya. Karena aku belum bisa mengenalmu. Kata temanku, kamu itu baik sebaik hatimu. Aneh sih, tapi tak apalah. Aku bisa kok berteman denganmu. Hhehe. eitss tunggu dulu, sudah lama kah kamu mengetuk pintu? Tapi selama ini aku tak mendengar ketukan itu. Apakah hatiku sangat tertutup rapat kah atau membisu seribu bahasa ? Apa hati nurani ku tak ingin menyambutmu ? Jadi, aku harus apa ? Supaya kamu bisa bertamu. Apa aku harus memperbaiki diri dulu ? Tapi, itu sulit .. Butuh proses yang sangat panjang. Andai saja kamu menyapa ku terlebih dahulu, mungkin aku akan mengenalmu. Iya sih, kata hati kamu pernah menyapa ku, tapi aku menghiraukan mu yaa. Maaf ya, Aku tidak peka. Padahal dari dulu kamu mau berkenalan denganku. Tapi malahan, menghiraukan mu. Masih inginkah kamu berteman denganku. Atau kamu marah sama aku ? Jangan ya...

My Mind Of Life

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA. Pertama kali membaca kata mutiara di atas kamu terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku " La Tahzan for Broken Hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita yang telah beranjak usia, mungkin sebentar lagi akan memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelangi hari esok nan warna-warni, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sang penggengam batin dan menyatunya dua manusia yang berbeda, tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah. Beranjak dari kalimat di atas saya ingin berbagi sharing untuk para akhwat di manapun ka...