Langsung ke konten utama

Kita Tidaklah Sendiri




(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”.
Mana mungkin rasa takut dan harapan ini Allah akan sia-siakan ? 

Barangkali segala rasa yang tidak mengenakkan hati, segala resah yang tidak kita ketahui sebabnya, segala was-was penuh tanya adalah karena kita menggantungkan harapan kepada selain Allah. Namun, semua itu pasti atas seizin Allah, tidak mungkin tanpa alasan Allah menghadirkannya di dalam hati kita. 

Don't Forget : Bagaimana Harimu
 
Bukankah Allah Maha Baik, sehingga Allah menghadirkan rasa tidak nyaman itu untuk mengingatkan keberadaan-Nya, bahwa Dia selalu ada untuk menjaga kita.
Allah ingin kita kembali mengingat-Nya dengan perasaan itu. Allah ingin kita kembali mengupayakan ketenangan hati yang selama ini kita tinggalkan karena memilih menjauh dari-Nya, memilih menggantungkan harapan dan alasan bahagia kepada selain-Nya.
Selalu ada alasan untuk kembali, sahabat jurnalishalihah!

 
Hanya cinta-Nya yang mampu menyejukkan hati, selain cinta-Nya secukupnya saja, sebab nanti Allah juga yang akan mencukupkannya dalam hati kita. Barangkali kita sedang merindu untuk mengadu kepada-Nya, menyerahkan segala sesuatunya hanya kepada-Nya, memercayakan apa-apa yang begitu kita khawatirkan hanya kepada-Nya.
Sudah lama kita sibuk sendiri, merasa mampu dengan melakukannya sendiri. Padahal, Allah selalu ada dengan ke-Maha Kuasaan-Nya, tetapi seringnya kita lupa dan bersikeras mengadalkan diri sendiri.
Mungkin akan terasa sepi pada awalnya. Membiasakan sesuatu yang baik memang tidak mudah, terlebih kita berjanji untuk kembali dengan seutuhnya hati kita. Namun, kita tidak pernah sendiri, bukan?
Sekalipun kita merasa sendiri, Allah ada, Allah dekat, lebih dekat dari apapun. Ada malaikat-malaikat yang tak terhitung jumlahnya ada disekeliling kita, malaikat-malaikat yang tak pernah berhenti bertasbih kepada Allah. 

Don't Forget : Bertambahnya Rasa Cinta

Dengan mengingat Allah, hati kita kan tenang.
Ingatlah Allah, maka Allah akan mengingatmu. Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu. Cukupkan hati, dengan rasa cukup Allah bagimu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Tertarik

  Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160) Kamu semakin cerah ya hari ini, secerah hatimu. Kamu semakin hari semakin berjiwa ksatria. Makin tertarik deh sama kamu. Kamu semakin dewasa dalam perilaku dan pemikiranmu. Aku merasa bahwa kamu semakin mantap dengan pilihan mu. Hijrahmu itu yang buat aku tertarik. Karena kamu mampu mengalahkan semua yang membuat kamu terpicut oleh kenikmatan duniawi. Kamu memilih kembali kepada Allah, menyerahkan sisa usiamu untuk sungguh-sungguh berusaha menjadi seperti apa yang Allah inginkan. Mungkin, menurut padangan dunia kamu itu telat dan terlambat, tetapi setahuku tidak ada yang namanya terlambat untuk tobat. Tidak adanya kata telat untuk kembali kepada-Nya, sel...

Harus Berteman dengan Si Baik

Baik sih, apa pura-pura baik atau setengah baik. Baik itu siapa sih ? Aku ingin tahu siapa kamu. Katanya, kamu pernah mengetuk pintu hati. Tapi maaf ya aku jarang membukanya. Karena aku belum bisa mengenalmu. Kata temanku, kamu itu baik sebaik hatimu. Aneh sih, tapi tak apalah. Aku bisa kok berteman denganmu. Hhehe. eitss tunggu dulu, sudah lama kah kamu mengetuk pintu? Tapi selama ini aku tak mendengar ketukan itu. Apakah hatiku sangat tertutup rapat kah atau membisu seribu bahasa ? Apa hati nurani ku tak ingin menyambutmu ? Jadi, aku harus apa ? Supaya kamu bisa bertamu. Apa aku harus memperbaiki diri dulu ? Tapi, itu sulit .. Butuh proses yang sangat panjang. Andai saja kamu menyapa ku terlebih dahulu, mungkin aku akan mengenalmu. Iya sih, kata hati kamu pernah menyapa ku, tapi aku menghiraukan mu yaa. Maaf ya, Aku tidak peka. Padahal dari dulu kamu mau berkenalan denganku. Tapi malahan, menghiraukan mu. Masih inginkah kamu berteman denganku. Atau kamu marah sama aku ? Jangan ya...

My Mind Of Life

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA. Pertama kali membaca kata mutiara di atas kamu terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku " La Tahzan for Broken Hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita yang telah beranjak usia, mungkin sebentar lagi akan memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelangi hari esok nan warna-warni, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sang penggengam batin dan menyatunya dua manusia yang berbeda, tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah. Beranjak dari kalimat di atas saya ingin berbagi sharing untuk para akhwat di manapun ka...